Optimalkan Kualitas Institusi, LPPM Universitas Nurul Jadid Gelar FGD Implementasi IKU PT Berdampak
PAITON – Lembaga Pengawasan dan Penjaminan Mutu (LPPM) Universitas Nurul Jadid (UNUJA) terus berkomitmen dalam meningkatkan standar mutu pendidikan tinggi. Hal ini dibuktikan dengan diselenggarakannya kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema "Implementasi Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi Berdampak Tahun 2026".
Kegiatan yang berlangsung pada Minggu, 3 Mei 2026 ini bertempat di Ruang Meeting Rektorat UNUJA. Acara dimulai pada pukul 13.00 WIB hingga selesai, dengan menghadirkan para pemangku kebijakan di lingkungan universitas.
Hadir dalam pertemuan strategis tersebut di antaranya Wakil Rektor I, Wakil Rektor III, Kepala BAUAK, serta para pimpinan lembaga dan unit kerja seperti Kepala LPIP, LP3M, KSP, PDSI, LAE, hingga Kepala Pusat Bisnis Universitas Nurul Jadid.
Kepala LPPM UNUJA, Moh. Furqan, M.Kom., dalam keterangannya menyampaikan bahwa FGD ini merupakan langkah krusial untuk memastikan bahwa setiap indikator kinerja yang ditetapkan dapat terimplementasi dengan baik dan memberikan dampak nyata bagi kemajuan institusi di tahun 2026.
"FGD ini menjadi wadah koordinasi antar unit kerja untuk menyamakan persepsi dan strategi dalam mencapai target IKU PT yang berdampak. Kita ingin memastikan seluruh lini di UNUJA bergerak selaras menuju pencapaian mutu yang lebih tinggi," ungkapnya.
Agenda ini juga mendapatkan perhatian khusus dari Rektor Universitas Nurul Jadid sebagai bentuk pelaporan atas upaya berkelanjutan dalam menjaga kualitas akademik dan non-akademik di lingkungan kampus. Dengan adanya implementasi IKU yang terukur, diharapkan Universitas Nurul Jadid dapat terus bersaing dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi dunia pendidikan di Indonesia.
--------
Foto : idom
Pewarta : rohimah
